Pengajuan KPR | Perhitungan Gaji untuk Pengajuan KPR

Pengajuan KPR | Perhitungan Gaji untuk Pengajuan KPR - Pengajuan Kredik Pemilikan Rumah atau KPR seringkali menjadi alternatif pilihan bagi yang hendak membeli rumah idaman dengan cara kredit. Pengajuan KPR dilakukan melalui Bank yang menyediakan layanan tersebut seperti BTN, BCA, NISP, dan lain-lain dengan menggunakan rumah yang hendak dibeli tersebut sebagai agunan. Sebagai pertimbangan disetujui atau tidaknya pengajuan KPR, pihak Bank akan melakukan survei terhadap beberapa poin yang dapat menjelaskan cashflow keuangan si pengaju. Nah bagi Anda yang hendak melakukan pengajuan KPR, maka ada baiknya Anda mengetahui gambaran perhitungan kasar yang dapat Anda gunakan sebagi analisis akan disetujui atau tidaknya pengajuan Anda dengan menggunakan dasar gaji atau penghasilan yang Anda miliki.

Pengajuan KPR

Perhitungan Gaji Pengajuan KPR


Berikut merupakan beberapa poin perhitungan gaji yang digunakan untuk analisis pengajuan KPR yang dapat Anda hitung sendiri untuk memperkirakan dana dan penghasilan minimum yang sebaiknya disediakan sebelum mengajukan KPR kepada pihak Bank:
  • Mempersiapkan Down Payment (DP) rumah minimal sebesar 20% hingga 30% dari harga rumah yang hendak dibeli. Misalkan Anda hendak membeli rumah seharga 100 juta rupiah, maka DP yang sebaiknya dipersiapkan adalah sebesar 20 hingga 30 juta rupiah. Hal ini juga akan memperingan Anda dalam pembayaran angsuran. Perhitungan DP perlu dilakukan juga untuk mengetahui besarnya persen cicilan yang dibayar terhadap gaji yang diperoleh tiap bulannya. Jika Anda belum mempunyai dana sebesar itu disarankan untuk menyisihkan terlebih dahulu dari pendapatan Anda agar pengajuan KPR ke pihak Bank berjalan lancar.
  • Sisa pembayaran sebesar 80%-70% dari harga rumah dibayarkan secara kredit dengan suku bunga yang ditetapkan oleh Bank. Besarnya cicilan tiap bulan sebaiknya maksimum 30% dari pendapatan per bulan dikurangi cicilan hutang yang dipunyai kepada pihak lain. Misal penghasilan Anda sebesar 2 juta per bulan, dan Anda mempunyai cicilan sepeda motor yang belum lunas sebesar 500ribu per bulan, maka besarnya cicilan KPR maksimum adalah (Rp2.000.000-Rp500.000)x30%=Rp450.000/bulan. Jika cicilan KPR lebih dari 30% dari penghasilan dikurangi hutang, dikhawatirkan akan berat pembayarannya yang menyebabkan pihak Bank ragu untuk melakukan persetujuan.

Demikian gambaran perhitungan gaji untuk pengajuan KPR yang dapat kami berikan. Semoga dapat membantu Anda agar lolos dalam pengajuan KPR dan memiliki rumah yang diinginkan. Terimakasih telah berkunjung pada blog kami di PratiwiNews. Nantikan berita update selanjutnya untuk Anda.

Pengajuan KPR | Perhitungan Gaji untuk Pengajuan KPR Rating: 4.5 Diposkan Oleh: Hana Pratiwi